Keterlibatan Perangkat Desa dalam Tata Kelola Perpustakaan Desa: Studi di Desa Sibuak, Kabupaten Kampar

Authors

  • Faisal Hamid Maka Raja Universitas Riau, Indonesia
  • Daeng Ayub Universitas Riau, Indonesia
  • Tri Handoko Universitas Riau, Indonesia
  • Wilasari Arien Universitas Riau, Indonesia
  • M. Jais Universitas Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33394/jtni.v12i2.22050

Keywords:

village officials' involvement, village library management, community literacy, collaborative governance, community empowerment

Abstract

Abstract: This study aims to analyze community participation in the management of Sibuak Village Park, Tapung District, Kampar Regency, focusing on forms of community participation, factors influencing participation, the role of the village government, and challenges in park management. The study employed a qualitative approach with a case study design and was conducted over six months in 2026. Fourteen informants were selected purposively, consisting of the village head, village officials, park managers, community leaders, and local park users. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, involving data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. Data credibility was strengthened through source, technique, and time triangulation. The findings indicate that community participation was manifested through collective community service activities (gotong royong), park cleanliness maintenance, utilization of the park as a social interaction space, and involvement in village activities. Participation tended to be more evident when the village government communicated information openly and directly involved community members in activities. Factors influencing participation included community awareness, communication, village leadership, time availability, and perceived benefits. The village government functioned as a facilitator, motivator, and coordinator, while the main challenges included budget limitations, suboptimal coordination, and the absence of a sustainable management mechanism. These findings indicate that sustainable village park management requires an integrated contribution from the village government, community participation, effective communication, and coordination among stakeholders.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Taman Desa Sibuak, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, yang meliputi bentuk partisipasi masyarakat, faktor yang memengaruhi partisipasi, peran pemerintah desa, serta kendala dalam pengelolaan taman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan pada tahun 2026. Informan dipilih secara purposive sampling dan berjumlah 14 orang, yang terdiri atas kepala desa, perangkat desa, pengelola taman, tokoh masyarakat, serta masyarakat pengguna taman. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat diwujudkan melalui kegiatan gotong royong, pemeliharaan kebersihan, pemanfaatan taman sebagai ruang interaksi sosial, serta keterlibatan dalam kegiatan desa. Partisipasi cenderung lebih terlihat ketika pemerintah desa menyampaikan informasi secara terbuka dan melibatkan masyarakat secara langsung dalam kegiatan. Faktor yang memengaruhi partisipasi meliputi kesadaran masyarakat, komunikasi, kepemimpinan pemerintah desa, ketersediaan waktu, dan manfaat yang dirasakan. Pemerintah desa berperan sebagai fasilitator, motivator, dan koordinator, sedangkan kendala utama meliputi keterbatasan anggaran, koordinasi yang belum optimal, dan belum adanya mekanisme pengelolaan berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan pengelolaan taman desa memerlukan keterpaduan antara peran pemerintah desa, partisipasi masyarakat, komunikasi, dan koordinasi antarpemangku kepentingan.

References

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Aulia, K. N. (2023). Village community participation in village development. The Journal of Socio-Legal and Islamic Law, 1(2), 9–14. https://doi.org/10.30651/jssl.v1i2.20800

Ayub, D. (2022). Partisipasi pemuka masyarakat dalam pengelolaan perpustakaan desa. STIKIP Pesel, 7(2), 238–242. https://doi.org/10.34125/kp.v7i2.746

Chambers, R. (1983). Rural development: Putting the last first. Longman Scientific & Technical.

Cohen, J. M., & Uphoff, N. T. (1980). Participation's place in rural development: Seeking clarity through specificity. World Development, 8(3), 213–235. https://doi.org/10.1016/0305-750X(80)90011-X

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Du, Y. (2011). Enhancing social inclusion of rural libraries: A community outreach approach. In Proceedings of the 2011 iConference (pp. 728–729). Association for Computing Machinery. https://doi.org/10.1145/1940761.1940860

Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An integrative framework for collaborative governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29. https://doi.org/10.1093/jopart/mur011

Hidayat, F. R. (2022). Pemanfaatan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan sesuai dengan tujuan program SDGs Indonesia 2030. Pustakawan, 29(3), 309–322. https://doi.org/10.37014/medpus.v29i3.3448

Igalla, M. (2021). Institutionalization or interaction: Which organizational factors help community-based initiatives acquire government support? Public Administration, 99(4), 803–831. https://doi.org/10.1111/padm.12728

Mansuri, G., & Rao, V. (2013). Localizing development: Does participation work? World Bank.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Nadhiro, R. A., & Choiriyah, I. U. (2024). Community participation in village development planning. Indonesian Journal of Public Policy Review, 25(1). https://doi.org/10.21070/ijppr.v25i1.1366

Nugrahani, T. S., Suharni, S., & Saptatiningsih, R. I. (2019). Potential of social capital and community participation in village development. JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, 12(1). https://doi.org/10.15294/jejak.v12i1.15775

Ostrom, E. (1990). Governing the commons: The evolution of institutions for collective action. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511807763

Prihatin, S. D., Khoir, S., Priyanto, I. F., Aliwijaya, A., Wardani, T. R. K., & Dewandaru, D. A. K. (2024). Community development in rural public libraries: Supporting social inclusion and library transformation. Ibersid, 18(2), 75–86. https://doi.org/10.54886/ibersid.v18i2.5013

Reisya Salsabila. (2026). Partisipasi masyarakat Kampung Pekijing dalam mewujudkan kampung literasi di Kota Serang. Silatene: Jurnal Sosial Humaniora, 4(1), 44–58.

Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Saffanah, A., Cussoy, A., Suharso, P., Soedarto, J. P., & Tembalang, K. U. (2026). Transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Semarang. ANUVA, 10(2), 438–451.

Saldaña, J. (2021). The coding manual for qualitative researchers (4th ed.). SAGE Publications.

Tsuchiya, M. (2021). The concept of social inclusion in community libraries in London. Journal of Japan Society of Library and Information Science, 67(2), 87–103. https://doi.org/10.20651/jslis.67.2_87

Downloads

Published

2026-09-02

How to Cite

Raja, F. H. M., Ayub, D., Handoko, T., Arien, W., & Jais, M. (2026). Keterlibatan Perangkat Desa dalam Tata Kelola Perpustakaan Desa: Studi di Desa Sibuak, Kabupaten Kampar. Transformasi : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal, 12(2), 721–737. https://doi.org/10.33394/jtni.v12i2.22050

Issue

Section

Articles

Citation Check