Preferensi Bacaan Cetak dan Digital sebagai Sumber Informasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Masyarakat Angkatan 2022-2024
DOI:
https://doi.org/10.33394/jtni.v12i2.19600Keywords:
Reading Preference, Printed Reading Materials, Digital Reading Materials, Learning Information Sources, Slow-Learning Students, Preferensi Membaca, Bacaan Cetak, Bacaan Digital, Sumber Informasi Belajar, Mahasiswa Rantaul, MahasiswaAbstract
Abstract: This study aims to describe students’ preferences for printed and digital reading materials as sources of learning information among Community Education students in the 2022, 2023, and 2024 cohorts. A descriptive quantitative approach with a survey method was employed. The population consisted of 209 active students, and the minimum sample size was calculated using the Slovin formula with a 7% margin of error. A total of 108 complete responses were analyzed. Data were collected through an online questionnaire consisting of 30 items based on seven preference indicators: frequency of media use, accessibility, learning efficiency, comfort, ease of use, academic needs, and reading habits. The instrument was validated through expert judgment, and the data were analyzed using descriptive statistics in the form of frequencies and percentages. The results show that digital reading materials were dominant for academic reference use, with 77% of respondents choosing digital materials and 23% choosing printed materials. Digital sources were also preferred for assignment completion, while printed materials were more strongly associated with focus and comprehension, selected by 73% and 72% of respondents respectively. Overall, students did not view printed and digital reading materials as mutually exclusive. Digital reading supports fast access and practical academic needs, whereas printed reading supports concentration and deeper understanding.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan preferensi mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat terhadap penggunaan bacaan cetak dan digital sebagai sumber informasi belajar pada angkatan 2022, 2023, dan 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 209 mahasiswa aktif, sedangkan ukuran sampel minimum dihitung menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 7%. Data yang dianalisis berasal dari 108 responden yang mengisi kuesioner secara lengkap. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring yang memuat 30 butir pertanyaan berdasarkan tujuh indikator preferensi, yaitu frekuensi penggunaan media, aksesibilitas, efisiensi dalam belajar, kenyamanan, kemudahan penggunaan, kebutuhan akademik, dan kebiasaan membaca. Instrumen divalidasi melalui penilaian ahli, sedangkan data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bacaan digital lebih dominan sebagai referensi akademik, yaitu dipilih oleh 77% responden, sedangkan bacaan cetak dipilih oleh 23% responden. Bacaan digital juga lebih banyak digunakan untuk mendukung penyelesaian tugas, sementara bacaan cetak lebih banyak dipilih untuk membantu fokus belajar sebesar 73% dan pemahaman materi sebesar 72%. Secara keseluruhan, bacaan cetak dan digital tidak saling menggantikan, tetapi saling melengkapi sesuai dengan tujuan belajar mahasiswa.
References
Al Husna, H. I., & Khadafianto, F. (2025). Perilaku membaca mahasiswa kedokteran di era digital: Studi preferensi format dan faktor pendorong minat baca. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi, 9(2), 255–274.
Budiman, H. (2017). Peran teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1).
Dewi, S. P. (2022). Buku cetak dan digital: Preferensi membaca bacaan nonfiksi di kalangan peneliti dan akademisi. Baca: Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 43(2), 81–94.
Dillman, D. A., Smyth, J. D., & Christian, L. M. (2014). Internet, phone, mail, and mixed-mode surveys: The tailored design method (4th ed.). John Wiley & Sons.
Fenny, T., & Perdhani, W. C. (2024). Investigating students’ perceptions of digital vs. print reading materials. INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa, 11(1), 142–153.
Hasibuan, S. W. (2018). Kebiasaan membaca dan pilihan bacaan pada mahasiswa pria dan wanita di Universitas Pembangunan Panca Budi. JUMANT, 10(2), 75–84.
Helsper, E., & Eynon, R. (2010). Digital natives: Where is the evidence? British Educational Research Journal, 36(3), 503–520.
Krisniady, C. T. (2022). Minat baca mahasiswa terhadap buku fisik dan buku elektronik. Jurnal FPPTI, 30, 30–39.
Manalu, M. T. M., Tarihoran, M., Tambunan, E., Harahap, L. H., & Lubis, F. (2025). Antara lembaran buku dan layar gadget: Analisis preferensi membaca mahasiswa UNIMED. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 30203–30213.
Mangen, A., Walgermo, B. R., & Bronnick, K. (2013). Reading linear texts on paper versus computer screen: Effects on reading comprehension. International Journal of Educational Research, 58, 61–68.
Munandar, D. I. (2019). Format cetak vs digital: Preferensi membaca bahan bacaan akademik mahasiswa Pascasarjana Universitas Indonesia. Pustakaloka, 11(2), 82–97.
Nariratri, G., Rizal, E., & Anwar, R. K. (2024). Bacaan digital: Pengaruh aspek keunggulannya terhadap meningkatnya minat baca mahasiswa. Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(12), 1–8.
Pratama, A. P., & Irawaty, E. (2022). Preferensi mahasiswa terhadap buku cetak dan buku digital sebagai sumber belajar. Jurnal Pendidikan dan Informasi, 6(2), 110–119.
Safira, Z., Setiawati, L., & Agustina, S. (2023). Preferensi minat baca buku teks dan buku digital pada siswa Sekolah Menengah Pertama. Universitas Pendidikan Indonesia.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wahyuni, W., Wahidah, B., & Ramdhani, M. (2023). Comparison of reading interest on printed textbook and digital textbook on the second semester students of Bahasa and Literature Department of FKIP Mataram University. Jurnal Bastrindo, 4(1), 28–36.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Term
Â
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







