Kegiatan Menjahit Tematik untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun di Ra Al-Muttaqin

Authors

  • Rhahmi Rhamadani Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia
  • Astuti Darmiyanti Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia
  • Dewi Siti Aisyah Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33394/jtni.v12i2.19214

Keywords:

Early Childhood Education, Fine Motor Skills, Sewing Activities, Visual Motor Coordination, Anak Usia Dini, Kegiatan Menjahit, Koordinasi Visual Motor, Motorik Halus

Abstract

Abstract: This classroom action research examined the use of thematic sewing activities to improve the fine motor skills of children aged 4–5 years at RA Al-Muttaqin. Ten children in Group A participated in two action cycles based on the Kemmis and McTaggart model, comprising planning, action, observation, and reflection. Data were collected through structured observation, teacher interviews, and documentation, and were analyzed descriptively using quantitative recapitulation and qualitative interpretation. The observed indicators included hand–eye coordination, accuracy in inserting yarn through holes, finger flexibility, ability to follow a pattern, and task completion. Across the action cycles, children showed progressively better control of finger movements, more consistent visual–motor coordination, greater accuracy in following sewing patterns, and increased independence in completing tasks. Improvement was more evident in the second cycle after repeated demonstrations, guided practice, and the use of child-friendly materials such as plastic needles, perforated cardboard, and colored wool yarn. The findings indicate that developmentally appropriate sewing activities can provide repeated visual–motor practice while maintaining children’s engagement in a meaningful thematic context. The activity may therefore be used as an alternative classroom strategy for supporting fine motor development in early childhood education.

Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini mengkaji penggunaan kegiatan menjahit tematik untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 4-5 tahun di RA Al-Muttaqin. Subjek penelitian terdiri atas 10 anak kelompok A. Tindakan dilaksanakan dalam dua siklus dengan model Kemmis dan McTaggart yang mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara dengan guru, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui rekapitulasi kuantitatif dan interpretasi kualitatif. Indikator yang diamati meliputi koordinasi mata dan tangan, ketepatan memasukkan benang ke lubang, kelenturan gerakan jari, kemampuan mengikuti pola, dan penyelesaian tugas. Hasil observasi menunjukkan perkembangan bertahap pada kontrol gerak jari, koordinasi visual-motor, ketepatan mengikuti pola jahitan, serta kemandirian anak dari pra-tindakan hingga siklus II. Perbaikan pada siklus II tampak lebih konsisten setelah guru mengulang demonstrasi, memberikan latihan terbimbing, dan menggunakan media yang aman berupa jarum plastik, karton berlubang, serta benang wol berwarna. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan menjahit yang disesuaikan dengan tahap perkembangan dapat menjadi latihan visual-motor yang berulang sekaligus menarik bagi anak. Kegiatan tersebut dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk mendukung perkembangan motorik halus pada pendidikan anak usia dini.

References

Aghnaita. (2017). Perkembangan fisik-motorik anak 4–5 tahun pada Permendikbud No. 137 Tahun 2014 (kajian konsep perkembangan anak). Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 3(2), 219–234. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2017.32-09

Cameron, C. E., Brock, L. L., Murrah, W. M., Bell, L. H., Worzalla, S. L., Grissmer, D., & Morrison, F. J. (2012). Fine motor skills and executive function both contribute to kindergarten achievement. Child Development, 83(4), 1229–1244. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2012.01768.x

Fang, Y., Wang, J., Zhang, Y., & Qin, J. (2017). The relationship of motor coordination, visual perception, and executive function to the development of 4–6-year-old Chinese preschoolers’ visual motor integration skills. BioMed Research International, 2017, 6264254. https://doi.org/10.1155/2017/6264254

Karimi, A., Poznanski, B., Hart, K. C., & Nelson, E. L. (2025). Fine motor skills, executive function, and school readiness in preschoolers with externalizing behavior problems. Behavioral Sciences, 15(5), 708. https://doi.org/10.3390/bs15050708

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2

Nordin, N., Murthi, K., & Hairol, M. I. (2022). Pengaruh persepsi visual dan koordinasi motor terhadap penguasaan kemahiran visual-motor kanak-kanak prasekolah. Jurnal Pendidikan Awal Kanak-Kanak Kebangsaan, 11(1), 40–49. https://doi.org/10.37134/jpak.vol11.1.4.2022

Nurlaini. (2018). Peningkatan perkembangan motorik halus anak melalui kegiatan menjahit dari kertas di Taman Kanak-Kanak Nurul Amal Sungai Jaring Lubuk Basung. Jurnal Ilmiah Pesona PAUD, 5(2), 120–133. https://doi.org/10.24036/103747

Pura, D. N., & Asnawati. (2019). Perkembangan motorik halus anak usia dini melalui kolase media serutan pensil. Jurnal Ilmiah Potensia, 4(2), 131–140. https://doi.org/10.33369/jip.4.2.131-140

Rahmasari, A., Mutiara, A. S., Aghnaita, Afifah, N., & Zulkarnain, A. I. (2023). Pendampingan kegiatan menjahit dalam menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini. Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat, 6(5), 599–604. https://doi.org/10.30998/jurnalpkm.v6i5.16461

Rohmah, K., Kustiawan, U., & Suryadi. (2021). Peningkatan motorik halus melalui menjahit jenis-jenis pola baju pada TK kelompok A. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 1(7), 516–524. https://doi.org/10.17977/um065v1i72021p516-524

Salsabila, M. Z., Sudaryanti, & Abidin, N. S. (2025). Peningkatan keterampilan motorik halus anak kelompok A melalui kegiatan menjahit pola. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 7(2), 485–492. https://doi.org/10.35473/ijec.v7i2.4133

Soleha, W., & Sjamsir, H. (2022). Upaya peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menjahit pada anak kelompok B TK IT Al-Munawwarah Long Kali tahun pelajaran 2021/2022. BEduManagers Journal: Borneo Educational Management and Research Journal, 3(1), 26–32. https://doi.org/10.30872/bedu.v3i1.1607

Utami, T., Istikomah, Hidayah, N. N., Misnawati, & Pertiwi, L. A. (2024). Meningkatkan keterampilan motorik halus melalui kegiatan menjahit pada anak usia dini kelompok A TK Pertiwi Sidorejo Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo. ALAYYA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 51–69. https://doi.org/10.51311/alayya.v4i1.615

van der Walt, J., Plastow, N. A., & Unger, M. (2020). Motor skill intervention for pre-school children: A scoping review. African Journal of Disability, 9, a747. https://doi.org/10.4102/ajod.v9i0.747

Wandi, Z. N., & Mayar, F. (2020). Analisis kemampuan motorik halus dan kreativitas pada anak usia dini melalui kegiatan kolase. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 351–358. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.347

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

Rhamadani, R., Darmiyanti, A., & Aisyah, D. S. (2026). Kegiatan Menjahit Tematik untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun di Ra Al-Muttaqin. Transformasi : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal, 12(2), 993–999. https://doi.org/10.33394/jtni.v12i2.19214

Issue

Section

Articles

Citation Check