Peran Program Kesetaraan dalam Meningkatkan Akses Pendidikan Masyarakat di PKBM Satria Karangbawang
DOI:
https://doi.org/10.33394/jtni.v12i2.18863Keywords:
Equivalence Education, Community Learning Center, Educational Access, Pendidikan Kesetaraan, PKBM, Akses PendidikanAbstract
Abstract: This qualitative study aims to analyze the implementation and effectiveness of the Equivalence Program (Packages A, B, and C) at PKBM Satria Karangbawang, Banyumas. This program functions as a crucial alternative education solution for citizens who cannot access formal education, including workers, out-of-school youth, and vulnerable groups. Using a descriptive case study method with data collection through interviews, observation, and documentation, the results indicate that the PKBM successfully delivers the program effectively through an inclusive and adaptive learning model. The program's success is underpinned by a flexible learning system based on andragogy, which adjusts schedules to suit adult learners. Despite facing significant challenges such as limited funding, simple infrastructure (like rented buildings), and a minimal number of tutors, the institution manages to sustain itself through efficient management, double-duty staffing, and pedagogical creativity. This finding concludes that internal commitment and management innovation are the dominant factors in the success of non-formal education, outweighing structural limitations. The program's impact is substantial, enhancing job qualifications, fostering self-confidence, and supporting educational equity in the Banyumas region.
Abstrak: Studi kualitatif ini bertujuan menganalisis pelaksanaan dan efektivitas Program Kesetaraan (Paket A, B, dan C) di PKBM Satria Karangbawang, Banyumas. Program ini berfungsi sebagai solusi pendidikan alternatif yang krusial bagi warga yang tidak terjangkau pendidikan formal, termasuk pekerja, remaja putus sekolah, dan kelompok rentan. Menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, hasilnya menunjukkan bahwa PKBM berhasil menyelenggarakan program secara efektif melalui model pembelajaran yang inklusif dan adaptif. Keberhasilan program ditopang oleh sistem pembelajaran fleksibel berbasis andragogi, yang menyesuaikan jadwal dengan peserta didik dewasa. Meskipun menghadapi tantangan signifikan seperti keterbatasan pendanaan, sarana prasarana sederhana (seperti bangunan sewaan), dan minimnya jumlah tutor, lembaga ini mampu bertahan melalui manajemen yang efisien, sistem kerja rangkap, dan kreativitas pedagogis. Temuan ini menyimpulkan bahwa komitmen internal dan inovasi manajemen menjadi faktor dominan dalam keberhasilan pendidikan nonformal, melampaui keterbatasan struktural. Dampak program ini substansial, meningkatkan kualifikasi kerja, menumbuhkan kepercayaan diri, dan mendukung pemerataan pendidikan di Banyumas.
References
Ais, I., Amaliah, Fitriah, Diyan, Nur Rakhmah Dyah, S., & Erni Hariyanti. (2022). Pembelajaran di Masa Pandemi. In International Journal of Hypertension (Vol. 1, Issue 1). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Dikeluarkan. http://etd.eprints.ums.ac.id/14871/%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.cell.2017.12.025%0Ahttp://www.depkes.go.id/resources/download/info-terkini/hasil-riskesdas-2018.pdf%0Ahttp://www.who.int/about/licensing/%0Ahttp://jukeunila.com/wp-content/uploads/2016/12/Dea
Az Zahra, U. L., & Tohani, E. (2025). Strategi Pendanaan Masyarakat dalam Pengelolaan PKBM di Kalimantan Barat. DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 1(March 2024), 67–85. https://journal.uny.ac.id/index.php/jurnaldiklus
Azalea, H. I. (2022). Peran Kurikulum Merdeka pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat ( PKBM ) Insan Cerdas Indonesia di Kota Surabaya. Journal of Education Research, 4(3), 1108–1115. https://doi.org/https://doi.org/10.37985/jer.v4i3.380
Haqiqi, R. (2022). Proses Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ibnu Kamil Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi. Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus), 7(1), 12–20. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30870/e-plus.v7i1.15331
Hikmah, L., Quraisy, H., & Arifin, J. (2016). Kemiskinan dan Putus Sekolah. Jurnal Equilibrium, IV(2), 164–173. https://www.neliti.com/id/publications/61063/kemiskinan-dan-putus-sekolah#cite
Hoerniasih, N. (2019). Lifelong Learning Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Kemandirian Berwirausaha. Indonesian Journal of Adult and Community Education, 1(1), 31–39. https://doi.org/10.17509/ijace.v1i1.20008
Kemnedikbud Ristek. (2025). Pendidikan Kesetaraan untuk Penanganan Anak Tidak Sekolah.
Khairunnisa, A., & Nurhapiah. (2023). Peran Pendidikan Kesetaran dalam Lingkungan Masyarakat. Nusantara Hasana Journal, 3(2), 227–232. https://doi.org/https://doi.org/10.59003/nhj.v3i2.930
Nurfajriani, W. V., & Ilhami, M. W. (2024). Data Triangulation in Qualitative Data Analysis. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 1–23. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.13929272
Nurson, N. L., & Sari, W. J. (2024). Program Paket Kesetaraan Upaya Mengatasi Angka Putus Sekolah. Journal of Global and Multidisciplinary, 2(1), 838–844. https://journal.institercom-edu.org/index.php/multipleINSTITERCOMPUBLISHERhttps://journal.institercom-edu.org/index.php/multiple
Ramawati, A. (2024). Kekuatan Pendidikan Nonformal. PT Media Penerbit Indonesia.
Siregar, I. M. W., & Paizah, N. (2025). Dampak Keterbatasan Sarana dan Prasarana Terhadap Keefektifan Pembelajaran Peserta Didik. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(9), 16413–16420. https://jicnusantara.com/index.php/jiic
Suharyani, Purwoko, B., & Rosyanafi, R. J. (2025). Rekonstruksi Pendekatan Andragogi dan Pedagogi Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Mahasiswa. Transformasi : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal, 11(2), 331–343. https://doi.org/10.33394/jtni.v11i2.16361
Wijayakusuma, P. (2019). Tentang Pendidikan Kesetaraan. Pkbmwijayakusuma. https://pkbmwijayakusuma.org/2020/07/26/tentang-pendidikan-kesetaraan/
Yuliani, L., Karwati, L., & Novitasari, N. (2023). Analisi Kompetensi Pendidik Nonformal pada Program Pendidikan Kesetaraan Paket C dalam Pembelajaran (Studi di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Cerdik Kecamatan Taman Sari Kota Tasikmalaya). Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus), 8(1), 78–87. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30870/e-plus.v8i1.22372
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Term
Â
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







