MEREDUKSI PRASANGKA ETNIK SISWA DENGAN TEKNIK RESTRUCTURING COGNITIVE SUATU KERANGKA KONSEPTUAL

Hasrul Hasrul, Hariadi Ahmad

Abstract


Abstrak. Bangsa Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang memiliki ragam budaya. Keragaman tersebut merupakan wujud dari bangsa multikultur  yang terlihat dari perbedaan bahasa, suku, etnis, dan keyakinan agama serta kebiasaan-kebiasaan kultural lainnya. Perbedaan budaya dalam kategori latar belakang suku dan etnis, sering kali memunculkan prasangka yang membuat seseorang dinilai terlebih dahulu sebelum dia dikenal lebih mendalam. Jika prasangka dan stereotipe negatif dibiarkan terus-menerus dan meluas, maka konflik  berskala besar tidak dapat hindari karena individu telah memiliki benih-benih permusuhan sejak usia sekolah. Artikel ini bertujuan untuk menawarkan kerangka konseptual terhadap konselor mengenai upaya untuk mereduksi prasangka etnik siswa melalui teknik cognitive restructuring. Cognitive restructuring adalah salah satu teknik konseling dalam pendekatan cognitive therapy yang bertumpu pada  restrukturisasi  atau pembenahan  kognitif  yang menyimpang.


Full Text:

PDF

References


Anwar, M. & Sila, M. A. (2008). Rangkuman Hasil Penelitian Multikulturalisme dan Kehidupan Beragama. (https://marzanianwar.wordpress.com/2008/03/12/rangkuman-hasil-penelitian-multikulturalisme-dan-kehidupan-beragama, diakses Mei 2018).

Arch, J. J., & Craske, M. G. (2008). Acceptance and Commitment Therapy and Cognitive Behavioral Therapy for Anxiety Disorders: Different treatments, similar mechanisms? Clinical Psychology: Science and Practice, 15, 263-279.

Baron, R. A. & Byrne, D. E. (2004). Social Psychology (10th ed). USA: Pearson

Beck, J. S., & Beck, A. T. (2011). Cognitive Behavior Therapy: Basics and beyond. New York, NY: Guilford Press.

Clark, D. A., & Beck, A. T. (2011). Cognitive Therapy of Anxiety Disorders. New York, NY: Guilford Press.

Corey, G. (2012). Theory and Practice of Grop Counseling. United Kingdom: Brooks/Cole.

Dattilio, F. M. (2001). Cognitive-Behavior Family Therapy: Contemporary Myths and Misconceptions. Contemporary Family Therapy, 23, (1), 3-18.

Ellis, A. (2001). Reasons why rational emotive behavior therapy is relatively neglected in the professional and scientific literature. Journal of rational-emotive and cognitive-behavior therapy, 19(1), 67-74.

Flanagan, S. J., & Flanagan, S. R. (2004). Counseling and Psychotherapy Theories in Context and Practice. New Jersey : John Wiley & Sons, Inc.

Fong et al. .(2004). Communicating Ethnic and Cultural Identity. Lanham:Rowman and littelefield Publishers.

Gladding, S. T. (2009). Counseling: A Comprehensive Review. 6th. Colombus: Pearson Education Inc.

Hannurawan, F. (1997). Sikap Guru Terhadap Peran Pengajaran: kajian multikultural dalam mengurangi prasangka Siswa. Jurnal llmu Pendiclikan, Jilid 4, No. 3.

Joseph, A. (2009). Cognitive Behaviour Therapy. Chichester, UK: Capstone Publishing Ltd.

Koops, W. & Bosma, H. A., (2004). Social Cognition in Adolescence. European Journal of Development Psychology. 4 (1) pp. 281-284.

Larsson, A., Hooper N., Osborne, L. A., Bennett, P., & McHugh, L. (2016). Using Brief Cognitive Restructuring and Cognitive Defusion Techniques to Cope With Negative Thoughts. Journal Behavior Modification, 40 (3), 452-482.

Liliweris, A. (2005). Prasangka dan Konflik: Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Multikultural. Yogyakarta: LkiS.

Myers, D. G. (2012). Pskologi Sosial, edisi 10 buku 1. Jakarta: Salemba Humanika.

NACBT. (2007). Cognitive-Behavioral Therapy. [Online]. Tersedia: http://www.nacbt.org/whatiscbt.htm (10 Mei 2018).

Nelson-Jones, R. (2006). Theory and Practice of Counseling and Therapy. London: Sage Publications.

Oprah, D.C. (2006). Make a Word of Difference. Minneapolis: Search Institute Publications.

Parrott III, L. (2003). Counseling and psychotherapy. Pacific Grove, CA: Brooks/Cole.

Seligman, L. (2006). Theories of Counseling and Psychotherapy. New Jersey: Pearson Merril Prentice Hall.

Sharf, R. S. (2004). Theories of Psychotherapies and Counseling: Concepts and Cases. USA: Brooks/Cole.

Taylor, S. E., Peplau, L. A., & Sears, D. O. (2006). Social Psychology, 12th Edition. New York: Pearson.

The WAHID Institute. (2014). Laporan Tahunan. Kebebasan Beragama/ Berkeyakinan dan Intoleransi. Jakarta: The WAHID Institute

Westbrook,D., Kennerley, H. & Kirk, J. (2007). An introduction to cognitive behaviour therapy: Skills and applications. London: Sage.

Zikargae, M. H. (2013). The Impacts of Ethnocentrism and Stereotype on Inter-Cultural Relations of Ethiopian Higher Education Students. Online Journal of Communication and Media Technologies, 3, (4), 126-148.




DOI: https://doi.org/10.33394/realita.v6i1.3875

Refbacks

  • There are currently no refbacks.