DINAMIKA PSIKOLOGIS RESILIENSI MAHASISWI PASCA-KEHILANGAN ORANG TERCINTA: SEBUAH STUDI EKSPLORATIF MENGGUNAKAN METODE STORYBOARD
DOI:
https://doi.org/10.33394/realita.v11i2.22598Keywords:
resiliensi psikologis, depresi, kehilangan orang tua, stroyboard, bimbingan dan konselingAbstract
Penelitian ini mengkaji dinamika psikologis resiliensi mahasiswi yang mengalami depresi akibat kehilangan kedua orang tuanya secara berturut-turut. Partisipan memiliki diagnosis klinis F32 (Episode Depresif) dan menunjukkan gejala berat seperti eating disorder, insomnia, serta self-harm. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Studi Kasus Tunggal. Data dikumpulkan melalui metode storyboard berbasis aplikasi Canva yang disertai stimulus musik, serta wawancara mendalam dua sesi, kemudian dianalisis menggunakan Reflexive Thematic Analysis (RTA). Hasil penelitian mengidentifikasi tujuh tahapan resiliensi yang bersifat non-linear: dari kebingungan dan krisis eksistensial pasca-kehilangan, munculnya self-harm, titik balik melalui bantuan profesional dan kenangan orang tua, hingga pertumbuhan resiliensi dan pemulihan psikologis. Analisis RTA menghasilkan empat tema utama: luka berlapis akibat kehilangan berturut-turut, seni tari sebagai mekanisme koping intrinsik, dukungan sosial sebagai faktor protektif, dan rekonstruksi makna sebagai inti resiliensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa resiliensi merupakan proses aktif rekonstruksi makna yang ditopang oleh kapasitas internal (motivasi intrinsik, self-compassion, determinasi) dan kapasitas eksternal (dukungan sosial, bantuan profesional, ikatan spiritual dengan mendiang). Kebaruan penelitian terletak pada integrasi metode storyboard Canva dan stimulus musik sebagai media katarsis digital dalam layanan Bimbingan dan Konseling.
References
Andarmoyo, S. (2024). Pengaruh dukungan sosial terhadap resiliensi psikologis pada individu yang mengalami stres pasca trauma. Jurnal Psikologi dan Konseling West Science, 2(3), 193–201.
Antika, D. R., & Putri, E. I. E. (2025). Gambaran resiliensi pada perempuan dewasa awal yang kehilangan figur ayah akibat kematian. JMPIS: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 7(1), 476–483.
Braun, V., & Clarke, V. (2019). Reflecting on reflexive thematic analysis. Behavioral Sciences Journals, 11, 1–20.
Bustam, Z., Gismin, S. S., & Radde, H. A. (2021). Sense of humor, self-compassion, dan resiliensi akademik pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Karakter, 1(1), 17–25.
Dewi, A. C. (2025). Pengaruh penggunaan storyboard sebagai media visual terhadap kemampuan menulis teks cerita pendek di SMPN 4 Pancarijang. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(2), 112–123.
Dwidiyanti, M., Ardi, W. R., Sarjana, W., & Wiguna, R. I. (2021). Pengalaman mahasiswa dalam mengatasi depresi. Journal of Holistic Nursing Science, 8(1), 46–53.
Faradiba, A. T., & Abidin, Z. (2022). Bagaimana dan apa cara remaja dalam melakukan self-harm? Studi kualitatif pada remaja perempuan di Jakarta. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(2), 342–348.
Harjuna, R. T. B., & Rinaldi. (2022). Kontribusi regulasi emosi terhadap resiliensi mahasiswa dengan rentang usia remaja pasca kematian orangtua. Happiness, 6(1), 29–44.
Herliza, S., & Oktaviana, R. (2025). Resiliensi pasca kematian orangtua pada remaja di Komplek Pusri Sako. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan, 6(2), 665–671.
Ilmiyana, H. (2020). Ekspresif sebagai media katarsis siswa introvert, 1(1), 14–26.
Imbar, K., Ariani, D., Widyaningrum, R., & Syahyani, R. (2021). Ragam storyboard untuk produksi media pembelajaran. Jurnal Pembelajaran Inovatif, 4(1), 108–120.
Kalangi, P., Tumewu, V., Rempowatu, F., & Ilat, I. P. (2024). Self harming pada remaja. DIDASKALIA Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 40–49.
Lambert, J. (2013). Digital storytelling (4th ed.). Routledge.
Malchiodi, C. A. (2020). Trauma and expressive arts therapy: Brain, body, & imagination in the healing process. The Guilford Press.
McCormick-Huhn, K., & Shields, S. A. (2021). The emotion storyboard: A method to examine social judgments of emotion. PLOS ONE, 16(4), 1–23.
Nashori, F., & Saputro, I. (2021). Psikologi resiliensi. Universitas Islam Indonesia.
Neimeyer, R. A. (2020). Coming alive amidst loss: Questions and answers about grief and mourning. Revista Cuidar, 13–26.
Niederer, S., & Colombo, G. (2024). Visual methods for digital research: An introduction. Wiley.
Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Triangulasi data dalam analisis data kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826–833.
Octavinanty, S., & Putri, E. I. E. (2025). Gambaran resiliensi pada remaja perempuan yang kehilangan figur ibu. Psycho Askara Jurnal Psikologi, 3(2), 220–231.
Priyandoko, A. N., & Rahmasari, D. (2023). Resiliensi pada perempuan sandwich generation. Jurnal Penelitian Psikologi, 10(1), 125–142.
Rahmawati, B. D., Listiyandini, R. A., & Rahmatika, R. (2019). Resiliensi psikologis dan pengaruhnya terhadap kualitas hidup terkait kesehatan pada remaja di panti asuhan. Jurnal Magister Psikologi UMA, 11(1), 21–30.
Rofiah, C., & Widijanto, S. R. (2024). Pendekatan elisitasi foto dalam penelitian kualitatif: Kerangka konseptual dan panduan praktis. Develop, 9(2), 94–105.
Sarasvati, H. L., & Rukiyati. (2024). Peran teknologi sebagai media dalam praktik layanan bimbingan konseling. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 15(3), 348–361.
Tantoro, P. I., Wandansari, Y., & Tedjawidjaja, D. (2025). Dinamika resiliensi wanita pada masa emerging adulthood yang kehilangan ayah karena serangan jantung. Personifikasi, 16(1), 49–69.
Winarni, R., & Astuti, E. R. P. (2019). Pengaruh penggunaan media pembelajaran storyboard terhadap kreativitas belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya. Jurnal Teknologi Pendidikan, 4(2), 69–79.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.).










