HUBUNGAN ANTARA CYBERBULLYING DI MEDIA SOSIAL DENGAN KECEMASAN SOSIAL PADA SISWA SMP NEGERI 17 MATARAM
DOI:
https://doi.org/10.33394/realita.v11i2.22087Keywords:
Cyberbullying, Kecemasan SosialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Cyberbullying di media sosial dengan kecemasan sosial pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 17 Mataram. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada siswa yang mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi selama proses pembelajaran dan fenomena siswa yang pernah mengalami Cyberbullying. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 182 siswa kelas VIII, sedangkan sampel penelitian sebanyak 46 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket Cyberbullying dan angket kecemasan sosial, serta didukung oleh metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,637 lebih besar daripada sebesar 0,291 pada taraf signifikansi 5%, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Dengan demikian, hipotesisi no (Ho) di tolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara Cyberbullying di media sosial dengan kecemasan sosial terhadap siswa kelas VIII di SMP Negeri 17 Mataram. Hasil penelitian ini dinyatakan signifikan.
References
Azka, F., Firdaus, D. F., & Kurniadewi, E. (2018). Kecemasan sosial dan ketergantungan media sosial pada mahasiswa. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 5(2), 201-210.
Dewi, F. I. R., Sakuntalawati, L. V. R. D., & Mulyawan, B. (2023). Pencegahan Cyberbullying berbasis pemanfaatan online resilience dan karakter remaja. Yogyakarta: Deepublish.
Dewi, H. A., Suryani, S., & Sriati, A. (2020). Faktor faktor yang memengaruhi Cyberbullying pada remaja: A Systematic review. Journal of Nursing Care, 3(2).
Eleanora, F.N., & Adawiah, A. (2021). Pencegahan Perundungan Dunia Maya (Cyberbullying) Pada Anak. Jawa Tengah.
Elfariani, I., & Anastasya, Y. A. (2022). Regulasi diri dan kecemasan sosial pada remaja. Jurnal Psikologi Terapan, 5(1), 57-67.
Fahlevi, R. Y., Yusuf, A., & Krisnana, I. (2020). Hubungan Cyberbullying dengan Kecemasan Sosial dan Penarikan Sosial pada Remaja. Fundam Manaj. Nurs. J. 3(2), 38-45.
Gunawan, I. M. S. (2021). Korelasi antara empati dengan perilaku Cyberbullying pada siswa di SMA Negeri 3 Mataram. Jurnal Realita Bimbingan dan Konseling, 6(1), 1154–1163.
Gunawan, I. M. S., Ahmad, H., & Hartati, A. 2024. Effectiveness of Behavioristic Counseling with Modeling Techniques to Minimize Cyberbullying Behavior in Students. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 6 (3). https://doi.org/10.51214/002024061102000
Imani, F. A., Kusmawati, A., & Tohari, M. A. (2021). Pencegahan kasus Cyberbullying bagi remaja pengguna sosial media. KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services, 2(1), 74-83.
Isma, R. (2025). Menghadapi Kecemasan Sosial di Dunia yang Semakin Terhubung. Jakarta










