KECENDERUNGAN PENGGUNAAN TIKTOK BERLEBIHAN PADA MAHASISWA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PROSES BELAJAR

Authors

  • Dian Putri Permatasari Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33394/realita.v11i2.20978

Keywords:

TikTok, adiksi media sosial, mahasiswa, proses belajar

Abstract

Kecanduan menggunakan TikTok berlebihan pada mahasiswa dan dampaknya terhadap proses belajar menjadi masalah yang semakin, sering dijumpai seiring dengan perkembangan media sosial. Alat ukur yang digunakan merujuk pada dimensi adiksi media sosial, yaitu salience, tolerance, withdrawal, conflict, dan relapse. Hasil penjaringan menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa merasa mengunakan TikTok, adalah hal yang tidak mungkin dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, durasi pemakaian yang kian bertambah dan gejala ketergantungan seperti resah saat tidak dapat mengakses. Dampak yang terjadi antara lain konsentrasi belajar terganggu, kualitas tidur menurun serta produktivitas waktu belajar berkurang. Dengan demikian, penggunaan TikTok yang berlebihan bisa memberikan pengaruh negatif pada proses belajar mahasiswa.

References

Andreassen, C. S. (2015). Online social network site addiction: A comprehensive review. Current Addiction Reports, 2(2), 175–184. https://doi.org/10.1007/s40429-015-0056-9

Cahyono, A. S. (2016). Pengaruh media sosial terhadap perubahan sosial masyarakat di Indonesia. Publiciana, 9(1), 140–157.

Fauziah, N. (2020). Dampak adiksi media sosial terhadap perilaku remaja. Jurnal Pendidikan Sosial, 7(2), 85–92.

Khairuni, N. (2016). Dampak positif dan negatif sosial media terhadap pendidikan akhlak anak. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 2(1), 91–106.

Kuss, D. J., & Griffiths, M. D. (2017). Social networking sites and addiction: Ten lessons learned. International Journal of Environmental Research and Public Health, 14(3), 311. https://doi.org/10.3390/ijerph14030311

Montag, C., Wegmann, E., Sariyska, R., Demetrovics, Z., & Brand, M. (2021). How to overcome taxonomical problems in the study of Internet use disorders and what to do with “smartphone addiction”? Journal of Behavioral Addictions, 9(4), 908–914. https://doi.org/10.1556/2006.8.2019.59

Prayitno. (2017). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Rineka Cipta.

Putri, A., & Lestari, S. (2023). Penggunaan TikTok dan pengaruhnya terhadap konsentrasi belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Sosial, 5(2), 88–96.

Rahmawati, D. (2021). Dampak adiksi media sosial terhadap motivasi belajar mahasiswa. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 2(1), 45–53.

Rozgonjuk, D., Saal, K., & Täht, K. (2018). Problematic smartphone use, deep and surface approaches to learning, and social media use in lectures. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(1), 92. https://doi.org/10.3390/ijerph15010092

Sari, N., & Wahyudi, A. (2022). Pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap prestasi belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(3), 1250–1257.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Turel, O., & Bechara, A. (2016). Social networking site use while driving: ADHD and the mediating roles of stress, self-esteem and craving. Frontiers in Psychology, 7, 455. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2016.00455

Downloads

Published

25-10-2026

How to Cite

Permatasari, D. P. (2026). KECENDERUNGAN PENGGUNAAN TIKTOK BERLEBIHAN PADA MAHASISWA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PROSES BELAJAR . Realita : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 11(2), 473–480. https://doi.org/10.33394/realita.v11i2.20978

Citation Check