PENINGKATAN KEMATANGAN KARIER MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK ROLE PLAY PADA PESERTA DIDIK SMA
DOI:
https://doi.org/10.33394/realita.v11i2.20833Keywords:
Bimbingan Kelompok, Teknik Role Play, Kematangan KarierAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik Role Play dalam meningkatkan kematangan karier peserta didik SMA BOPKRI 1 Yogyakarta. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman peserta didik mengenai perencanaan karier setelah lulus sekolah, sehingga diperlukan metode bimbingan yang mampu menginternalisasikan aspek kematangan karier. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan Dan Konseling (PTBK) dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI-F6, XI-7, dan XI-F8. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 12 peserta didik yang memiliki skor kematangan karier yang rendah berdasarkan hasil pretest instrumen utama berupa angket kematangan karier yang disusun berdasarkan teori Donal E. Super (1963), terdiri dari 72 item pernyataan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan wawancara skor kematangan karier antara pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik Role Play efektif meningkatakan kematangan karier peserta didik. Pada sisklus I, rata-rata skor pretest sebesar 95,83 meningkat menjadi 149,33 pada posttest. Namun, evaluasi proses menunjukkan implementasi tindakan belum optimal, sehingga dilakukan perbaikan pada siklus II. Hasilnya terjadi peningkatan sangat signifikan dengan rata-rata skor posttest II mencapai 163,25. Penelitian menyimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik Role Play efektif meningkatakan kematangan karier peserta didik. Peserta didik memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai persiapan, perencanaan, dan gambaran karier masa depan.
References
Arianda, R. (2025). Efektivitas Bimbingan Kelompok Teknik Role Play dalam Meningkatkan Kematangan Karir Siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 45-58.
Bailao, D. S., dkk. (2024). Career Maturity Among Vocational High School Students: A Study at SMK Negeri 1 Lobalain. Journal of Career Development, 15(2), 112-125.
Chrisanta, E. (2022). Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Role Play Terhadap Peningkatan Self-Control Peserta Didik di Era Pandemi. Skripsi. Universitas Sebelas Maret.
Crites, J. O. (1978). Career Maturity Inventory: Theory and Research Handbook (2nd ed.). Monterey, CA: CTB/McGraw-Hill.
Fahrulida, U., Sumarwiyah, S., & Pratomo, S. A. (2025). Upaya Meningkatkan Konsep Diri Positif Melalui Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Role Play. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(2), 4700–4704. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i2.44903
Febriyani, F., Masya, H., & Kamil, D. (2025). Hambatan Pelaksanaan Teknik Role Play dalam Bimbingan Kelompok. Jurnal Ilmiah Konseling, 11(1), 34-47.
Gazda, G. M. (1989). Group Counseling: A Developmental Approach (4th ed.). Boston: Allyn and Bacon.
Habsy, B. A., dkk. (2024). Efektivitas Role Play dalam Meningkatkan Pemahaman Karir dan Kepercayaan Diri Siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 145-158.
Haolah, S., Rohaeti, E. E., & Rosita, T. (2020). Penerapan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMK. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 3(4), 357–366.
Hartati, S. (2022). Hakikat Bimbingan Kelompok dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 10(1), 44-55.
Hidayati, W., Rizqiyah, L., Luckita, N., Nurhayati, S., Syarifudin, A., & Anjarwati, S. (2022). Modul Merdeka Belajar: Metode Role Play. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Indrasari, M. (2025). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kematangan Karier. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 13(1), 22-36.
Kong, A., et al. (2024). Role Play as a Framework for Dialog Agents. Journal of Artificial Intelligence Research, 79, 345-367.
Milah, A. S., dkk. (2022). Faktor Internal dan Eksternal Kematangan Karier. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 6(2), 88-100.
Ningrum, D. S. W., & Setiawan, B. (2025). Efektivitas Bimbingan Kelompok Teknik Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Perencanaan Karier. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 14(1), 23-35.
Ohoiwirin, Y., Permatasari, D., & Soenjanto, H. (2025). [Perbaiki tahun: 2026 → 2025 atau 2024]. Efektivitas Bimbingan Kelompok Teknik Role Play untuk Meningkatkan Kematangan Karier Peserta Didik SMA. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 15(1), 12-25.
Parola, A., & Marcionetti, J. (2024). Career Decision-Making Difficulties Among Late Adolescents: A Study in Italy. Journal of Career Development, 41(3), 234-248.
Praseya, A. (2025). Efektivitas Bimbingan Kelompok Teknik Role Play dalam Meningkatkan Ketepatan Pilihan Karier Peserta Didik SMK. Skripsi. Universitas Negeri Malang.
Prayitno. (2004). Layanan Bimbingan Kelompok: Teori dan Praktik. Padang: Jurusan Bimbingan dan Konseling FIP UNP.
Rahmawati, I., & Puspasari, D. (2020). Metode Role Play dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 8(2), 112-124.
Rosa, N., Yosef, H., & Amarullah, G. (2025). Optimalisasi Lingkungan Belajar dalam Bimbingan Kelompok. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(1), 67-79.
Santrock, J. W. (2023). Life-Span Development (18th ed.). New York: McGraw-Hill.
Savickas, M. L. (2019). Career Adaptability: An Integrative Construct for Life-Span, Life-Space Theory. The Career Development Quarterly, 67(2), 112-124.
Sukardi, D. K. (2008). Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Sukma, D. (2018). Bimbingan Kelompok dalam Perspektif Prayitno. Jurnal Bimbingan Konseling, 5(1), 44-55.
Super, D. E. (1955). The Dimensions and Measurement of Vocational Maturity. Teachers College Record, 57(3), 151-163.
Super, D. E. (1963). Career Development: Self-Concept Theory. New York: College Entrance Examination Board.
Wijayanti, R. (2020). Tujuan Metode Role Play dalam Pembelajaran. Jurnal Inovasi Pendidikan, 6(2), 45-56.
Winkel, W. S., & Hastuti, M. M. S. (2004). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional










