RELEVANSI FILOSOFI “URIP MUNG SAWANG SINAWANG” DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENGATASI INSECURITY PADA MAHASISWA

Authors

  • Saifuddin Akbar Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Angelina Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Calista Ramadhani Ersani Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Ariqah Izdihar Masyithah Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33394/realita.v11i2.20115

Keywords:

Insecurity, Bimbingan dan Konseling, Sawang Sinawang, Mahasiswa

Abstract

Fenomena insecurity menjadi permasalahan psikologis yang banyak dialami mahasiswa saat menghadapi tuntutan akademik, sosial, dan profesional. Perasaan ini kerap dipicu oleh perbandingan sosial, baik secara langsung maupun melalui media sosial, yang menurunkan kepercayaan diri dan meningkatkan kecemasan. Penelitian ini mengkaji relevansi filosofi Jawa urip mung sawang sinawang dalam konteks bimbingan dan konseling untuk memahami serta mengatasi insecurity. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara terhadap tiga mahasiswa Bimbingan dan Konseling, didukung kajian literatur. Analisis deskriptif menunjukkan insecurity muncul sebagai rendah diri, cemas, dan kebiasaan membandingkan diri. Pemahaman filosofi tersebut membantu mahasiswa menyadari bahwa kehidupan orang lain tidak selalu seperti yang tampak, sehingga mendorong cara pandang lebih realistis, mengurangi perbandingan sosial, dan meningkatkan penerimaan diri secara kontekstual.

References

Corey, G. (2013). Theory and practice of counseling and psychotherapy (9th ed.). Belmont, CA: Brooks/Cole.

Endraswara, S. (2018). Falsafah hidup Jawa. Yogyakarta: Cakrawala.

Fardouly, J., Diedrichs, P. C., Vartanian, L. R., & Halliwell, E. (2015). Social comparisons on social media: The impact on body image and mood. Body Image, 13, 38–45. https://doi.org/10.1016/j.bodyim.2014.12.002

Festinger, L. (1954). A theory of social comparison processes. Human Relations, 7(2), 117–140. https://doi.org/10.1177/001872675400700202

Ghufron, M. N., & Risnawita, R. (2017). Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Nasrullah, R. (2015). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Prayitno, & Amti, E. (2015). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Santrock, J. W. (2012). Life-span development (Perkembangan masa hidup). Jakarta: Erlangga.

Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2014). Landasan bimbingan dan konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

25-10-2026

How to Cite

Akbar, S., Angelina, Ersani, C. R., & Masyithah, A. I. (2026). RELEVANSI FILOSOFI “URIP MUNG SAWANG SINAWANG” DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENGATASI INSECURITY PADA MAHASISWA. Realita : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 11(2), 433–440. https://doi.org/10.33394/realita.v11i2.20115

Citation Check