Modifikasi Pewarna Alami Ekstrak Etanol Sappan Lignum pada Pewarnaan Soil Transmitted Helminth Pengganti Eosin 2%
Abstract
Keywords
Full Text:
Full PaperReferences
Ambari, Y., Hapsari, F. N. D., Ningsih, A. W., Nurrosyidah, I. H., & Sinaga, B. (2020). Studi Formulasi Sediaan Lip Balm Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dengan Variasi Beeswax. Journal of Islamic Pharmacy, 5(2), 36-45. https://doi.org/10.18860/jip.v5i2.10434
Dewi, I. K., & Rusita, Y. D. (2018). Pengembangan Formula Wedang Secang sebagai Minuman Kemasan Rendah Kalori. Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 87-95. https://doi.org/10.37341/interest.v7i1.77
Irawan, E. W., Sipahelut, S. G., & Mailoa, M. (2022). Potensi Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) sebagai Pewarna Alami pada Selai Pala (Myristica fragrans H.). Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 15(1), 74-82. https://doi.org/10.20961/jthp.v15i1.58031
Kartini, S., & Angelia, E. (2021). Utilization of Juice Beta vulgaris L. as an Alternative Reagent for Examination of Worm Eggs Ascaris lumbricoides. JPK : Jurnal Proteksi Kesehatan, 10(1), 20-25. https://doi.org/10.36929/jpk.v10i1.339
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Pedoman Pengendalian Kecacingan. Jakarta: Subdit Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Direktorat Jenderal PP dan PL.
Khatimah, H., Hasanuddin, A. P., & Amirullah, A. (2022). Identifikasi Nematoda Usus Golongan STH (Soil Transmitted Helimnth) Menggunakan Ekstrak Daun Jati (Tectona grandis). Bioma : Jurnal Biologi Makassar, 7(1), 37-44. https://doi.org/10.20956/bioma.v7i1.18421
Maulina, Y., Zulkifli, A. K., & Abdullah, A. (2022). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penyakit Cacingan pada Murid di Sekolah Dasar Negeri 18 Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh Tahun 2022. Journal of Health and Medical Science, 2(1), 197-204. https://doi.org/10.51178/jhms.v2i1.1210
Nurhidayanti., & Permana, O. (2021). Perbandingan Pemeriksaan Tinja Metode Sedimentasi dengan Metode Natif dalam Mendeteksi Soil Transmitted Helminth. Jurnal Analis Laboratorium Medik, 6(2), 57-66. https://doi.org/10.51544/jalm.v6i2.2000
Nurjannah, S. (2023). Sosialisasi Potensi Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) Menjadi Wedang Secang untuk Kesehatan. Masyarakat Hutan, 1(1), 1-5.
Oktari, A., & Mu’tamir, A. (2017). Optimasi Air Perasan Buah Merah (Pandanus sp.) pada Pemeriksaan Telur Cacing. Jurnal Teknologi Laboratorium, 6(1), 8-17. https://doi.org/10.29238/teknolabjournal.v6i1.85
Olanwanit, W., & Rojanakorn, T. (2019). Effect of Hydrolysed Collagen and Man-Sao Powder Mixture as a Fat Replacer on Quality of Vienna sausages. International Food Research Journal, 26(5), 1525-1533.
Ozawa, A., & Sakaue, M. (2020). New Decolorization Method Produces More Information from Tissue Sections Stained with Hematoxylin and Eosin Stain and Masson-Trichrome Stain. Annals of Anatomy-Anatomischer Anzeiger, 227(151431), 1-24. https://doi.org/10.1016/j.aanat.2019.151431
Panjaitan, J. S. (2022). Edukasi tentang Pencegahan Infeksi Kecacingan Disebabkan oleh Soil Transmitted Helmith dengan Menggunakan Metode Ceramah kepada Masyarakat di Desa Namo Rambe. Jurnal Visi Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 51-61. https://doi.org/10.51622/pengabdian.v3i1.424
Putri, U. S., Mukharomah, A. H., & Rahmawati, A. (2018). Pengaruh Konsentrasi Pelarut Etanol terhadap Absorbansi Brazilin pada Simplisia Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.). In Prosiding Seminar Nasional Mahasiswa Unimus (pp. 185-188). Semarang, Indonesia: Universitas Muhammadiyah Semarang.
Rina, O. (2017). Eksplorasi Bahan Pewarna Alami sebagai Bahan Tambahan Pangan yang Aman dan Memiliki Bioaktivitas bagi Kesehatan. In Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian VI Politeknik Negeri Lampung 2017 (pp. 1-5). Lampung, Indonesia: Politeknik Negeri Lampung.
Rizki, Z., Ardhiya, Y., Fajarna, F., & Fitriana, F. (2023). Optimasi Penggunaan Air Perasan Bunga Asoka Merah (Ixora coccinea) sebagai Pengganti Eosin pada Pemeriksaan Telur Cacing Soil Transmitted Helminth. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 4(2), 273-279. https://doi.org/10.30867/gikes.v4i2.1235
Salnus, S., Arwie, D., & Armah, Z. (2021). Ekstrak Antosianin dari Ubi Ungu (Ipomoea batatas L.) sebagai Pewarna Alami pada Pemeriksaan Soil Transmitted Helminths (STH) Metode Natif (Direct Slide). Jurnal Kesehatan Panrita Husada, 6(2), 188-194. https://doi.org/10.37362/jkph.v6i2.649
Sulistiani, N. D., Anam, C., & Yudhistira, B. (2018). Karakteristik Tablet Effervescent Labu Siam (Sechium edule Sw.) dan Ekstrak Secang (Caesalpinia sappan L.) dengan Filler Laktosa-Manitol. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 11(2), 99-109. https://doi.org/10.20961/jthp.v11i2.40086
Susilawati, N. M., & Smaut, R. K. (2017). Prevalensi Parasit Soil Transmitted Helminths pada Anak Usia 2-9 Tahun di Rukun Warga 04 Kelurahan Batakte Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang Tahun 2017. Jurnal Info Kesehatan, 15(1), 204-211.
Triana, L. (2021). Utilization of Andong Leaf Extract (Cordyline fruticosa) as an Alternative for Coloring the Eggs of Intestinal Nematode. Jurnal Teknologi Kesehatan Borneo, 2(2), 108-112. https://doi.org/10.30602/jtkb.v2i2.52
Wahyuni, I. N., & Sabban, I. F. (2022). Efektivitas Hasil Pewarnaan Sediaan Feses dengan Ekstrak Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai Pengganti Eosin. Jurnal Wiyata : Penelitian Sains dan Kesehatan, 9(2), 115-121. http://dx.doi.org/10.56710/wiyata.v9i2.620
Widiyanti, F., Nuryati, A., & Nuryani, S. (2020). Lama Pengapungan terhadap Jumlah Telur Soil Transmitted Helminth Metode Flotasi. Jurnal Vokasi Kesehatan, 6(1), 52-55.
Wulandari, F. Y. S., Widiyani, S. D., & Iswara, A. (2019). Caesar (Caesalpinia Extract): Pewarna Alami Tanaman Indonesia Pengganti Giemsa. Jurnal Labora Medika, 3(2), 45-49. https://doi.org/10.26714/jlabmed.3.2.2019.45-49
Zamrudah, R. (2021). Optimasi Rebusan Kulit Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) pada Pemeriksaan Telur Cacing Ascaris lumbricoides. Skripsi. Poltekkes Kemenkes Surabaya.
DOI: https://doi.org/10.33394/bioscientist.v11i2.9245
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Editorial Address: Pemuda Street No. 59A, Catur Building Floor I, Mataram City, West Nusa Tenggara Province, Indonesia