STRUKTUR DAN KOMPOSISI VEGETASI DI KAWASAN HUTAN RAKYAT DUSUN MURPAYUNG DESA SIGAR PENJALIN KABUPATEN LOMBOK UTARA
DOI:
https://doi.org/10.33394/jss.v2i2.3663Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui potensi Ekowisata Air Terju Ogi Di Kelurahan Faobata Kabupaten Ngada Propinsi Nusa Tenggara Timur . Metode dan analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu metode yang mengumpulkan, menyusun, dan menganalisis serta menginterprestasikan dan kemudian menarik kesimpulan. Sumber data yang di peroleh melalui: wawancara, observasi, kepustakaan, dan dokumentasi dan data yang di peroleh akan di analisis menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa potensi ekowisata yang terdapat di Kawasan Ekowisata Air terjun Ogi adalah Potensi Panorama Alam, memiliki ketinggian 30m, aliran air yang bersih pada sungai, kondisi lingkungan yang masih alami dan stabil dan Potensi Flora dan Fauna. Berdasarkan hasil penelitian ekowisata Air terjun Ogi memiliki beberapa kriteria adalah Atraksi alam (potensi alam, lokasi, budaya, dan hiburan) Aksesibilitas (jarak, waktu tempuh, biaya perjalanan, intensitas lokasi), Sarana dan Prasarana (transportasi, tempat parkir, listrik, akses komunikasi, sistem keamanan dan penyelamatan, dan sarana pendukung), dampak lingkungan yang potensial, informasi wisata, organisasi dan kelembagaan, dan dukungan pelaku wisata. Ekowisata Air terjun Ogi juga memeiliki beberapa faktor antara lain: Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman. Pengembangan ekowisata air terjun Ogi sangat perlu dilakukan karena nantinya dapat menambah pendapatan daerah serta membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar kawasan Wisata Air terjun Ogi.References
Damanik, J dan Weber, H.F., (2006)
Perencanaan Ekowisata: Dari Teori ke
Aplikasi. Penerbit Andi. Yogyakarta.
Fandeli, C., 2002. Perencanaan Kepariwisataan
Alam (Cetakan Pertama). Fakultas
Kehutanan UGM. Yogyakarta.
Gunn, C. A dan Var,. T., Tourism Planning.
New York, Routledge , 2002.
Heene, Aimè dkk, 2010. Manajemen Strategik
Keorganisasian Publik. Bandung:PT
Refika Aditama:
Hutabarat, Jemsly dan Martani, Huseini, 2006.
Pengantar Manajemen Stratejik
Kontemporer, Strategik di Tengah
Operasional. Jakarta: PT Elex Media
Komputindo.
KLH (Kementrian Lingkungan Hidup),2008.
Status Lingkungan Hidup,2007.
Kementrian Negara Lingkungan Hidup RI.
Latupapua Y., 2007. Jurnal Agroforestry
Voleme II Nomor Maret 2007 : Studi
Potensi Kawasan dan Pengembangan
Ekowisata di Tual Kabupaten Maluku
Tenggara. UMPATI-Press. Ambon.
Mappi 2001, Cakarwala Pariwisata. Jakarta:
Balai Pustaka.
Pendit, N.S., 1999. Ilmu Pariwisata: Sebuah
Pengantar Perdana. Jakarta: Pradnya
Paramita.
Pickering, Catherine Marina; Hill, Wendy. 2007.
Impacts of recreation and tourism on plant
biodiversity and vegetation in protected
areas in Australia. Journal of
Environmental Management 85: 791-800.
Pitana, I Gde dan Diarta, I Ketut Surya, 2009.
Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta:
Andi.
Pradikta, Angga, 2013. Strategi Pengembangan
Obyek Wisata Waduk Gunungrowo Indah
Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan
Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati.
Ridwan, Mohamad. (2012), Perencanaan dan
pengembangan pariwisata . Medan
Sembiring, I., Hasnudi, Irfan dan Sayed U.,
(2004). Survei Potensi Ekowisata
diKabupaten Dairi. Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas
Sumatera Utara. Medan: Universitas
Sumatera Utara. Jurnal Penelitian
Kehutanan Wallacea. Vol. 2 No. 2, Juni
: 154- 168.
Siswanto, Victorianus Aries, 2011. Strategi dan
Langkah-langkah Penelitian. Pekalongan:
Graha Ilmu.
Spillane James J. Ekonomi parawisata sejarah
dan prospeknya. Yogyakarta: Kanisius,
Suprayitno, 2008. Teknik Pemanfaatan Jasa
Lingkungan dan Wisata Alam. Bahan
Bacaan. Pusat Diklat Kehutanan. Bogor.
Surakhmad, Winarno. (1982). Pengantar
interaksi belajar mengajar, dasar dan
teknik metodologi pengajaran. Bandung:
Tarsito.
TIES (The International Ecotourism Society).
Fact Sheet: Global Ecotourism.
Updated edition, September 2006.
www.ecotourism.org.
Tika, Zainuddin, 2012. Bantaeng Butta Toa.
Lembaga Kajian & Penulisan Sejarah
Budaya Sulawesi Selatan.
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999. tentang
Kehutanan.
Wahab, salah. 1992 Pemasaran Pariwisata.
Jakarata: PT. Pradnya Paramita.
Weaver, D., 2001. Ecotourism. Australia: John
Wiley and Sons Australia, Ltd.
Yuningsih, Nining, 2005. Peningkatan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Melalui
Pengembangan Potensi Obyek Wisata
Pantai Pangandaran Di Kabupaten Ciamis
Jawa Barat.

