UPAYA KONSERVASI DAN PENGEMBANGAN EKOWISATA HUTAN MANGROVE DI KELURAHAN RANA LOBA KECAMATAN BORONG KABUPATEN MANGGARAI TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.33394/jss.v2i1.3652Abstract
Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengidentifikasi kegiatan upaya konservasi yang dilakukan di Kelurahan Rana Loba Manggarai Timur dan untuk mengetahui pengembangan ekowisata yang terdapat di hutan mangrove Kelurahan Rana Loba Manggarai Timur.Penelitian ini dilaksanakan pada bulaan Januari sampai Februari 2019Lokasi penelitian ini di Kelurahan Ranan LobaKecematan Borong Kabupaten Manggarai Timur.Alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: alat tulis, kamera, laptop dan GPS. Sedangkan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner. Upaya konsevasi Hutan Mangrove yang di lakukan oleh masyarakat Kelurahan Rana Loba yaitu penanaman pohon mangrove di lakukan dari tahun 2014 sebanyak 500 (lima ratus) bibit,kemudian pada tahun 2015 sebanyak 400 (empat ratus) bibit kemudian pada tahun 2016 sebanyak 300 (tiga ratus) bibit, di tanam oleh pengelolah lapangan dan masyarkat setempat ikut berpartisipasi dalam penanaman mangrove dengan luas kawsan hutan mangrove sekitar 9 Ha.Upaya pengembangan Ekowisata Mangrove, kesedian masyarakat dalam pengembangan ekowisata mangrove Kelurahan Rana Loba yang sangat setuju (30%), setuju (26,66%), netral (21,66%), tidak setuju (11,66%), sangat tidak setuju (10%). Adanya kelompok sadar wisata di Kelurahan Rana Loba yang sangat setuju (53,33%), setuju (13,33%), netral (23,33%). Dukungan pemerintah terhadap ekowisata mangrove yang sangat setuju (30%), setuju (33,33%), netral (26,66%), tidak setuju (3,33%), sangat tidak setuju (6,67). Ekowisata hutan mangrove membantu perekonomian yang sangat setuju (43,33%), setuju (20%), netral (10%), tidak setuju (20%), sangat tidak setuju (6,66%). Kerusakan yang disebapkan oleh pengunjung ekowisata mangrove yang sangat setuju (36,66%), setuju (40%), netral (10%), tidak setuju (20%),sangat tidak setuju (6,67%).Keberlanjutan pengembangan ekowisata hutan   mangrove yang sangat setuju (26,66%), setuju (26,66%), netral (22%), tidak setuju (6,66%), sangat tidak setuju (17,72%).References
Agussalim, A. dan Hartoni. 2014. Potensi
kesesuaian mangrove sebagai daerah
ekowisata di Pesisir Muara Sungai
Kabupaten Banyuasin. J. Maspari.
Ariftia, R.I., Qurniati, R. dan Herwanti, S. 2014.
Nilai ekonomi total hutan mangrove Desa
Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai
Kabupaten Lampung Timur. J. Sylva
Lestari.
Dahuri, R., Rais, Y., Putra, S. dan Sitepu, M. J.
Pengelolaan Sumber dayaWilayah
Pesisir dan Lautan Secara Terpadu.Buku.
PT. Pradnya Paramita. Jakarta.
Das, S., De, M., Ray, R., Ganguly, D., Jana,
T.K. dan De, T. K. 2011. Salt tolerant
culturable microbes accessible in the soil of
the Sundarban Mangrove Forest, India. J.
Ecology.
Giri, C., Ochieng, E., Tieszen, L. L., Zhu, Z.,
Singh, A., Loveland, T. dan Duke, N. 2011.
Status and distribution of mangrove forests
of the world using earth observation
satellite data. J. Global Ecology and
Biogeography.
Hendy, I.W., Michie, L. dan Taylor, W. 2014.
Habitat creation and biodiversity
maintenance in mangrove forests: teredinid
bivalves as ecosystem engineers. J.
Hijriati, E. dan Mardiana, R. 2014. Pengaruh
ekowisata berbasis masyarakat terhadap
perubahan kondisi ekologi, sosial dan
ekonomi di Kampung Batu suhunan,
Sukabumi. J. Sosiologi Pedesaan.
Kustanti, A. 2011.Manajemen Hutan
Mangrove.Buku.IPB Press. Bogor.
Noor, Y . R., M. Khajali dan I. N. N.
Suryadiputra, 2006. Panduan Pengenalan
Mangrove Di Indonesia. Wetlands
international, indonesia programme,
jakarta. Hal: 1-9.
Nugraha, B., Banuwa, I.S. dan Widagdo, S.
Perencanaan lanskap ekowisata hutan
mangrove di Pantai Sari Ringgung Desa
Sidodadi Kecamatan Padang Cermin
Kabupaten Pesawaran. J. Sylva Lestari.
Rahmayani, H. 2015. Ekowisata mangrove
sebagai upaya perlindungan sumberdaya
alam dan nilai budaya di Bandar Bakau
Kota Dumai. J. Fisip Universitas Riau.
Rakhmat, J. 2009. Metode Penelitian
Komunikasi. Buku. PT Remaja Rosdakarya.
Bandung.
Rochana. E. 2011. Ekowisata Mangrove Pesisir
Lampung Timur.Buku. Lembaga Penelitian
Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Rusdianti, K. dan Setyawan, S. 2012.
Konservasi lahan hutan mangrove serta
upaya penduduk lokal dalam merehabilitasi
ekosistem mangrove. J. Sosiologi Pedesaan.
Suhandi. 2001. Konservasi Untuk Masyarakat
Sekitar Kawasan Hutan. Buku. Pramadesa
Publishing. Yogyakarta.
Walgito, B. 2003.Psikologi
Sosial.Buku.Andi.Yogyakarta.

