STUDI PERILAKU INDIVIDU JANTAN ALFA MONYET EKOR PANJANG (Macaca Fascicularis) DI TWA GUNUNG PENGSONG KABUPATEN LOMBOK BARAT
DOI:
https://doi.org/10.33394/jss.v2i1.3651Abstract
Monyet ekor panjang merupakan salah satu jenis perimata yang dapat berdiri duduk, berjalan tegak, dan menggunakan tangannya untuk untuk berbagai keperluan. Mereka menggunakan jari-jari tangan untuk menggenggam, menggelantung, mengambil sesuatu, memasukan makanan ke dalam mulut, mengusap, menggaruk, dan melempar sesuatu (Arief, 2011). Pengetahuan tentang Monyet ekor panjang ini sangat penting sebab spesies ini memiliki nilai ekonomi dalam bidang biomedis, namun ia memiliki dampak negatif karna sering menjadi hama dan membahayakan dalam perilaku hariannya. Sebagai upaya berkontribusi pada penelitian perilaku harian monyet ekor panjang di Taman Wisata Alam Gunung Pengsong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana, perilaku harian pada monyet ekor panjang (Macaca Fascicularis) yang ada di Gunung Pengsong. Metode penelitian yang digunakan adalah Focal Animal Sampling Metode ini lebih berguna untuk mendeteksi perbedaan perilaku antara individu dalam kelompok sosial atau dalam menggambarkan pola interaksi sosial yang terjadi. Hasil penelitian perilaku harian individu jantan alfa monyet ekor panjang (M. Fascicularis) di TWA Gunung Pengsong. Teramati makan (feeding), istirahat (resting), bergerak pindah (moving), sosial (social)yang meliputi (bermain, mencari kutu, agonistik (berkelahi), dan Kawin). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku harian dari individu jantan alfa monyet ekor panjang di TWA Gunung Pengsong. Teramati aktivitas paling sering dilakukan adalah perilaku sosial (social) meliputi perilaku (bermain, mencari kutu, agonistik (berkelahi), kawin) sebanyak 37,93%, untuk perilaku bergerak pindah (moving) sebanyak 27,59%, dan perilaku makan (feeding) sebanyak 22,41% perilaku yang agak jarang yakni perilaku istirahat (resting) dilakukan sebanyak 12,07% dari waktu aktif dan total aktivitas hariannya.References
Arief, M. 2017. Mengenal Hewan Primata. PT.
Remaja RosdaKarya Bandung.
Anonim, 2011. Gunung Pengsong Bukan
Tempat Wisata Biasa. Dari, Https://www.komposiana.com, diakses 24 Desember 2018.
Bercovitch & Huffman. 1999. Dalam Farida,
Hilda. 2008. Aktivitas Makan Monyet Ekor
Panjang (Macaca Fascicularis) di Bumi
Perkemahan Pramuka Cibubur. Jakarta:
Bogor. Skripsi Departemen Biologi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
Alam Institut Pertanian Bogor.
Chalmers, N. 1979. Social Behaviour in
Primates. Contemporary Biology. Edward
Arnold. London
Crockett & Wilson. 1980 dalam parida, Hilda.
Aktivitas Makan Monyet Ekor
Panjang (Macaca Fascicularis) di Bumi
Perkemahan Pramuka Cibubur. Jakarta:
Bogor. Skripsi Departemen Biologi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
Alam Institut Pertanian Bogor.
Diar, 2010. Monyet Ekor Panjang. Dari,
Http://siilittleprimata.blogspot.com/20/10/11/Mo
nyetEkorPanjang,
diakses 25 Desember 2018.
Departemen Kehutanan RI. 1986. Sejarah
kehutanan Indonesia 1. Jakarta: Deprtemen
Kehutanan.
D.J. Chiver, 1980. Malayan Forest Primates.
Plenum Press, New York.
Ensminger, M. E., Oldfield, J. E. and
Heinemann, W. W. 1990. Feed and
Nutrition Digest. 2nd Edition. California:
Ensminger Publishing Company
Galdikas, B.M.F. 1986. Adaptasi Orang Utan di
Suku Tanjung Putting, Kalimantan Tengah.
UIP. Jakarta.
Herianto, B. Ristiyanto. 2017. Penular Penyakit
Di Sekitar Lingkungan Rumah. Yayasan
Pustaka Obor Indonesia Jakarta.
Iwamoto, T. 1980. Food And Energetics Of
Provisioned Wild Japanese Macaques
(Macaca fuscata). Ecology And Behavior
Of Food-Enhanced Primate Groups.
Kartikasari, S. N. 1986. Studi Populasi dan
Prilaku Lutung (Presbytis Cristata, Raffles)
di taman Nasional Baluran Jawa Timur.
Skripsi. Jurusan Konservasi Sumber Daya
Hutan. Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.
Lee, G.H. (2012). Comparing the Relative
Benefits of Grooming-contact and Fullcontact
Pairing for Laboratory-housed
Adult Female Macaca fasci-cularis.
Applied Animal Behaviour Science, 137:
-165.
Lekagul, B and Mc Neely. 1988. Mamals Of
Thailand 2nd ed. Bangkok: Sahakarn
Bhaet.
McDonald, P., Edwards, R. A., Greenhalgh, J. F.
D., and Morgan, C. A. 2002. Animal
Nutrition. 6th Ed. London: Prentice Hall.
McFarland. 1993. dalam parida, Hilda. 2008.
Aktivitas Makan Monyet Ekor Panjang
(Macaca Fascicularis) di Bumi
Perkemahan Pramuka Cibubur. Jakarta:
Bogor. Skripsi Departemen Biologi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
Alam Institut Pertanian Bogor.
Napier and Napier. 1967. A Hand book of Living
Primates. Academic Press, London.
Nursahid, R. 1996. Jenis dan Estiminasi
Populasi Primata di TAHURA R. Soerjo,
Skripsi. FMIPA UNIBRAW. Malang. P. 68.
Rowe, N. 1996. The Pictorial Guide to the
Living Primates. Pogonias Prees, New
York.
Santosa,Y. 1996. Beberapa Parameter Bio
ekologi Penting dalam Pengusahaan
Monyet Ekor Panjang (Macaca
Fascicularis). Media Konservasi. 5 (1).
Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.
Sari, D.P., Suwarno, Saputra, A.,Marjono. 2014.
Studi Perilaku Monyet Ekor Panjang
(Macaca Fascicularis)Di Taman Wisata
Alam Grojogan Sewu Tawangmangu
Karanganyar. Behavior Study Long-tailed
monkeys (Macaca fascicularis) in the
Natural Park, Grojogan Sewu,
Tawangmangu, Karanganyar. Surakarta.
Skripsi. Prodi Pendidikan Biologi FKIP
Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Thorndike, E.A. and Turner, A.S. (1998). In
search of an animal model for
postmenopausal diseases. Frontiers in
Bioscienci 3, c17-26, April 16, 1998.
Vallenti,S. 2013. Perilaku Sosial
MacacaTonkeana di Pusat Primata
Schmutzer (PPS) Taman Margasatwa
Ragunan.Jakarta.
van Schaik C.P. and van Noordwijk, M.A.
(1983). The special role of male cebus
monkeys in predation avoidance and its
effect on group composition. Primates 2:
-221.
van Schaik C.P., van Amerongen, A., and van
Noordwijk, M.A. (1996). Riverine refuging
by wild Sumatran long-tailed macaques
(Macaca fascicularis). In Evolution and
Ecology of Macaques Societies. Fa, J.E. and
D.G. Lindberg (Eds), Cambridge
University Press: Cambridge.
Wheatley B.P., Harya Putra, D.K., and Gonder,
M.K. (1996). A comparison of wild and
food enhanced long-tailed macaques
(Macaca fascicularis). In Evolution and
Ecology of Macaque Societies. Fa, J.E. and
D.G. Lindberg (Eds.), Cambridge
University Press: Cambridge.
Wheatley, B.P. (1999). The Sacred Monkeys of
Bali. Waveland Press. 189 pp.
Wong, M. (2002). “Fearing Gangs of Monkeys
Will Go Out of Control, Hong Kong Starts
Sterilization Programâ€. 17 April 2002.
Associated Press. Online at:
http://forest.org/articles/reader.asp?linkid=9

