KEANEKARAGAMAN JENIS DAN PEMANFAATAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU (HHBK) DI KAWASAN HUTAN KEMASYARAKATAN (HKM) DESA GIRIMADIA KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT)
DOI:
https://doi.org/10.33394/jss.v1i1.3610Abstract
Hutan Indonesia merupakan salah satu hutan tropis terluas ketiga di dunia dan ditempatkan pada urutan kedua dalam hal tingkat keanekaragaman hayati. Di Indonesia sendiri, Di Indonesia memiliki kekayaan hayati yang sangat beragam sekitar 30.000 – 40.000 jenis tumbuhan yang tersebar di hutan tropis di tiap pulau (Juliana, 2011). Adapun penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui jenis dan pemanfaatan tanaman HHBK dikawasan hutan kemasyarakatan (HKm) Giri Madia untuk vegetasi dan tumbuhan bawah dan Untuk mengetahui indeks keanekaragaman jenis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Giri Madia.Penelitian dilaksanakan di Desa Giri Madia Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Waktu Penelitian telah dilakukan selama 1 bulan yaitu dari bulan Mei s/d dengan Juni 2017 penelitian ini, Penetuan teknik pengambilan data menggunakan Streep sampling wait random start, yang akan dijadiakan sumber adalah kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Giri Madia seluas 329 ha, sedangkan luas HKm disekitar Kebun Baru kurang lebih 42 ha, intesitas sampling yang diambil 5% sehingga jumlah petak contoh yang diambil adalah 53 petak. Jenis HHBKyang dimanfaatkan sebagai berukut Kemiri (Aleuretus moluccana), Durian (Durio Zibathinus), Aren (Arenga pinnata), Belinjo (Gnetum gnemon), Nangka (Artocarpus heterpphyllus), Bambu (bambuseae Sp), Coklat (Theobroma cacao), Pisang (Musa paradisiae), Sukun (Artocarpus alfilis) adapun jenis tumbuhan bawah yang dimanfaatkan adalah Kunyit (Corcuma longa), Golkar, Sirih hutan (Piper codocibracteum C.DOC), Laos (Alpinia galangal), Pakis (Plantea Sp), Talas (Colocasia esculanta), Ubi kayu (Manihot esculanta) dan Jahe (Zingiber officinale) dan Indeks keanekaragaman jenis untuk tingkat pohon rendah 1,637, untuk tingkat tiang 1,58, tingkat pancang 1,767 dan untuk tingkat semai 1,679, memiliki keanekaragaman jenis rendah.References
Al. et Hilwan 2013. “Tumbuhan bawahâ€
http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/
/59064/Chapter%20II.pdf;jsessi
onid=A8742B583E033BD33D6D8D3EEA
ABCE?sequence=4. Diakses 28/04 2017.
Anonim 2016. “Rumus keanekaragaman jenisâ€
http://www.biologiedukasi.com/2016/06/ca
ra-menghitung-indeks-diversitas.htm.l.
Diakses 23/05 2017.
Anonim 2011. “Pengertian inventarisasiâ€
http://pengertiandefinisi.blogspot.co.id/2011/01/
inventarisasi-hutan.html. diakses 28/05
Anonim 2016. “Klasifikasi pohon-pohonâ€
http://www.silvikultur.com/klasifikasi_poh
on_hutan.html. Diakses 26/05 2017.
Arlina 2017, “hutan kemasyarakatan (HKm)â€
http://www.atobasahona.com/2016/10/peng
ertian-maksud-dan-tujuan-hutankemasyarakatan.html#ixzz4gZxq7tnu.Diaks
es
/06
Balick dkk 1992. “Kontribusi hasil hutan bukan
kayuâ€
http://satopepelakan.blogspot.co.id/2009/03
/peran-hasil-hutan-bukan-kayuterhadap.html.
Diakses
/04/2017.
Dephutbu 1.999. “Plaksanakan hutan
kemasyarakatnâ€
http://www.atobasahona.com/2016/10/peng
ertian-maksud-dan-tujuan-hutankemasyarakatan.html#ixzz4gZxq7tnu.Diaks
es
/06
Diniyati, 2015.â€Jurnal Hasil Hutan Bukan
Kayuâ€.
https://journal.ugm.ac.id/jikfkt/article/view/
Dakses 05/04/2017.
Enih Juenih 2009. Peran Hasil Hutan Bukan
dalam meningkatkan perekonomian
masyarakat.
http://satopepelakan.blogspot.co.id/2009/03
/peran-hasil-hutan-bukan-kayuterhadap.html.
Diakses
/04/2017.
Ewusie 1990. Indeks Keanekaragaman Jenis
http://media-
amran.blogspot.co.id/2010/08/skripsiku-vhasil-dan-pembahasan-52_28.html.
Indrayanto. 2006. Ekologi Hutan,.Jakarta, Bumi
Aksara.
Jurnal 2016. Jurnal Kajian potensi obyek wisata
alam air terjun benang Kelambu dan
benang stokel di kawasan hutan
lindungGunung rinjani dusun pemotoh
desa aik berik sepage kecamatan Batu
kliang utara kabupaten lombok tengah
Juliana 2011. Sebaran tanaman di Indonesia,
Yogyakarta graham ilmu.
Lombok Barat 2014. Izin usaha pemanfaatan
hutan kemasyarakatan kepada kelompok
tani hutan giri madia pada kawasan hutan
lindung registrasi tanah kehutanan 1 desa
giri madia kecamatan lingsar kabupaten
Lombok barat provinsi nusa tenggara
barat.
Maisyaroh 2010. “tumbuhan bawahâ€
http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle
/123456789/59064/Chapter%20II.pdf;jsessi
onid=A8742B583E033BD33D6D8D3EEA8
ABCE?sequence=4. Diakses 28/04 2017.
Michael 1995. Analisis Vegetasi.
http://www.atobasahona.com/2015/10/analisis-
vegetasi-bagian-ii.htmL. Diakses 19 juni
Rohman dan Sumberartha 2001. Analisis
Vegatasi
http://www.atobasahona.com/2015/10/anal
isis-vegetasi-bagian-ii.htmL. Diakses 19
juni 2017.
Saridan 2011. http://ejournal.fordamof.org/ejournallitbang/index.php/JPED/art
icle/view/1715.
Diakses
/04/2017.
Setiadi 1984. Analisis vegetasi
http://www.atobasahona.com/2015/10/analisis-
vegetasi-bagian-ii.htmL. Diakses 19 juni
Syafei 1990. Analisis Vegetasi
http://www.atobasahona.com/2015/10/analisis-
vegetasi-bagian-ii.htmL. Diakses 19 juni
Sudarmalik, dkk.2006.Peranan Beberapa Hasil
Hutan Bukan Kayu (HHBK) DI Riau Dan
Sumatra Barat. Riau.
Sumarwoto 2.000. Hutan Kemasyarakatan
HKm)â€
http://www.atobasahona.com/2016/10/peng
ertian-maksud-dan-tujuan-hutankemasyarakatan.html#ixzz4gZxq7tnu.Diaks
es
/06
Wardoyo 1997. Progran hutan Kemasyarakatn
http://www.atobasahona.com/2016/10/peng
ertian-maksud-dan-tujuan-hutankemasyarakatan.html#ixzz4gZxq7tnu

