Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati yang Ramah Lingkungan sebagai Upaya Pengendalian Hama Kakao pada Kelompok Tani Sahabat Tani di Desa Persiapan Wae Munde Kabupaten Manggarai NTT
DOI:
https://doi.org/10.33394/jpu.v7i3.21410Keywords:
Botanical Pesticide, Cacao Pest Control, Training, Farmer Group, Environmentally Friendly AgricultureAbstract
This community service program aims to improve farmers' knowledge and skills in producing and applying botanical pesticides derived from lemongrass (Cymbopogon citratus) and betel leaves (Piper betle) as an environmentally friendly alternative for cocoa pest management. The program was implemented through educational outreach and hands-on training, with participant learning outcomes evaluated using pre-test and post-test assessments analyzed descriptively. The results demonstrated a high level of participant engagement throughout both the theoretical and practical sessions. Knowledge evaluation revealed a substantial improvement, with the average score increasing from 25% in the pre-test to 92% in the post-test, representing a 67-percentage-point gain. These findings indicate that the combination of lectures, group discussions, and practical demonstrations was effective in enhancing farmers' understanding of the production and application of botanical pesticides. In addition to strengthening farmers' capacities, the program introduced a safer, more affordable, and sustainable pest management alternative through the utilization of locally available natural resources.
References
Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2026). Nusa Tenggara Timur dalam angka 2026. BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Budianto, R., Harahap, N. A., Pane, H. Y. B. T., Safrizal, M., Oktopanda, O., Marpaung, D., et al. (2025). Peningkatan pengetahuan petani tentang penggunaan pestisida nabati di Desa Rawang Lama untuk mengendalikan hama. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 15(1), 120–125. https://doi.org/10.30999/jpkm.v15i1.3681
Daswito, R., Folentia, R., & F, M. (2019). Efektifitas ekstrak daun sirih hijau (Piper betle) sebagai insektisida nabati terhadap mortalitas lalat rumah (Musca domestica). Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal), 10(2), 44–50. https://www.jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JKT/article/view/42
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. (2021). Pengendalian penggerek buah kakao (PBK) dan penghisap buah kakao (Helopeltis sp.) dengan teknik sarungisasi. https://distanpangan.baliprov.go.id/pengendalian-penggerek-buah-kakao-pbk-dan-penghisap-buah-kakao-helopeltis-sp-dengan-teknik-sarungisasi/
Direktorat Jenderal Perkebunan. (2021). Pestisida nabati sebagai alternatif pengendalian hama Ephestia cautella pada biji kakao di gudang penyimpanan. Kementerian Pertanian RI. https://ditjenbun.pertanian.go.id/pestisida-nabati-sebagai-alternatif-pengendalian-hama-ephestia-cautella-pada-biji-kakao-di-gudang-penyimpanan/
Hirma Windriyati, R. D., Tikafebianti, L., & Anggraeni, G. (2020). Pembuatan pestisida nabati pada Kelompok Tani Wanita Sejahtera di Desa Sikapat. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(4), 635–642. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v4i4.4137
Mahmud, F., Mahedi, M. R. A., Afrin, S., Haque, R., Hasan, M. S., Sum, F. A., Bary, M. A., & Syrmos, N. (2022). Biological and insecticidal effect of citronella oil: A short review. Clinical Medicine and Health Research Journal, 2(6), 261–265. https://doi.org/10.18535/cmhrj.v2i6.108
Ndia, L., & Asnia, A. (2019). Peningkatan partisipasi petani dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman kakao berbasis bahan alam. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1). https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/685
Nurahmi, E., Syafruddin, Safrida, & Yasar, M. (2025). Sosialisasi dan adopsi inovasi teknologi pengendalian hama penggerek buah kakao (PBK) dan pestisida nabati ramah lingkungan untuk optimalisasi hasil kakao. Jurnal Pengabdian Pembangunan Pertanian dan Lingkungan, 2(2), 1–10.
Nurliani, N., Alimuddin, S., Suherah, S., & Sirajuddin, S. N. (2024). Pendampingan penerapan pestisida nabati untuk meningkatkan produksi dan kualitas sayuran hidroponik. Jurnal SOLMA, 13(3). https://doi.org/10.22236/solma.v13i3.16323
Nurmansyah, N. (2016). Pengaruh interval aplikasi dan waktu penyemprotan pestisida nabati seraiwangi terhadap hama Helopeltis antonii pada tanaman kakao. Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 25(1), 53. https://www.researchgate.net/publication/307899943
Octriana, L., & Istianto, M. (2021). Efektivitas minyak sereh wangi dalam mengendalikan kutu putih pepaya Paracoccus marginatus L. Jurnal Budidaya Pertanian, 17(1), 15–22. https://doi.org/10.30598/jbdp.2021.17.1.15
Octriana, L., & Istianto, M. (2021). Efektivitas minyak sereh wangi dalam mengendalikan kutu putih pepaya Paracoccus marginatus L. Jurnal Budidaya Pertanian, 17(1), 15–22. https://doi.org/10.30598/jbdp.2021.17.1.15
Pratama, D. A., Setiani, O., & Darundiati, Y. H. (2021). Studi literatur: Pengaruh paparan pestisida terhadap gangguan kesehatan petani. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 13(1), 160–171. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v13i1.1840
Pusat Perpustakaan dan Literasi Pertanian. (2023). Sirih (Piper betle Linn.) "Si pestisida nabati". Kementerian Pertanian RI. https://pustaka.setjen.pertanian.go.id/info-literasi/sirih-piper-betle-linn-si-pestisida-nabati
Rahayu, D. S., & Prawoto, A. (2016). Pengelolaan kakao di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, 18(2), 19–23.
Ranatarisza, M. M., Nuralam, I. P., Wilopo, W., Said, A., Hutahayan, B., Nafisa, L., & Setyowati, A. (2025). Pendampingan dan pelatihan pengendalian hama kakao berkelanjutan: Studi kasus di Desa Larangan Luwok. Dedikasi PkM, 6(1), 177–189. https://doi.org/10.32493/dkp.v6i1.45838
Rosmina, R., Abdullah, S., & Isnian, S. N. (2023). Kesesuaian materi penyuluhan terhadap keterampilan petani dalam pembuatan pestisida nabati daun sirih (Piper betle L.) untuk menangani kutu daun (Aphis sp.) pada cabai merah. Journal of Sustainable Agriculture Extension, 2(1). https://jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/JoSAE/article/view/974
Siswanto, & Karmawati, E. (2022). Hama dan penyakit penting tanaman kakao di Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT. Jurnal Agrotek Tropika, 10(4), 509–515. https://doi.org/10.23960/jat.v10i4.5860
Suanda, I. W., Budiasa, I. M., Suta, I. N., Ariati, P. E. P., Widnyana, I. K., & Suparyana, P. K. (2021). Pemberdayaan kelompok tani melalui pelatihan pestisida nabati dan pupuk organik di Dusun Kemban Sari, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana Bali. JASINTEK, 2(2), 131–139. https://doi.org/10.52232/jasintek.v2i2.67
Suryani, D., Fauzi, A., Nurdin, R., & Arifin, Z. (2024). Penggunaan pestisida dalam pertanian: Risiko kesehatan dan alternatif ramah lingkungan. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4151–4159. https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/6342
Tumonglo, S. I., Mokosuli, Y. S., & Polii, V. (2017). Evaluasi penyuluhan pemanfaatan daun sirih sebagai pestisida nabati dalam mengendalikan hama ulat tritip (Plutella xylostella) pada tanaman sawi di Kampung Wamesa Distrik Manokwari Selatan Kabupaten Manokwari. Jurnal Triton, 8(2), 46–57. https://jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/jt/article/view/22
Wahyuni, S., & Hasugian, P. S. (2022). Penerapan logika fuzzy dalam sistem pakar deteksi hama dan penyakit tanaman kakao. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi, 4(1). https://jurnal.umnu.ac.id/index.php/kst/article/download/1115/481/6164
Yuniati, M., Galis, R., & Sada, M. (2024). Pengaruh pemberian ekstrak daun nimba (Azadirachta indica A. Juss) sebagai pestisida nabati terhadap hama Helopeltis antonii pada tanaman kakao (Theobroma cacao L.) di Desa Hebing Kecamatan Mapitara. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman, 3(1), 1–15. https://doi.org/10.55606/jurrit.v3i1.2605
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



